Disini tertulis bahwa aku yang tidak berdaya sedang merindukan bulan di waktu datangnya subuh. Telah cepat waktu meninggalkan. Meninggalkan kebersamaan, kenangan, kebahagiaan, senyuman, genggaman. Terlalu cepat memang. Ingat saat senja melambaikan perpisahan untuk dipertemukan dengan bulan, senyum menghiasi wajah, lebih indah dibanding malam ini. Izinkan aku titipkan cinta ini. Walau hati terus menangis menanggung beratnya rindu ini. Sayang, harus ku mengerti keadaan ini. Karna memang mungkin ini yang terbaik. Aku tak kuasa menahan benci ku saat menit mengharuskan aku melepas genggaman. Hanya harapan kau selalu mendapatkan senyum behagia mu, biar aku saja yang rasakan keperihan ini. Bawa kisah kita, tutup bungkus dengan kelemah lembutan hati mu, bahagiakan mereka. Perih tak berdarah mengatakan ini sayang. Tapi waktu sudah mulai menghukum. Hanya ingin kau mengetahui, akan selalu ada ruang rindu disini, menanti mu pulang,dan kelak kamu yang kembali mengunci pintunya dan tersis...